Rabu, H / 03 Juni 2020

Lem Aibon 82,8 Milyar, Ini Alasannya!

Kamis 31 Oct 2019 10:48 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Ilustrasi

Foto: Instagram

ESQNews.id, JAKARTA – Lem aibon, biasanya dikenai biaya kurang lebih 20 ribu per kaleng. Bagaimana jadinya jika lem aibon dengan nominal 82,8 Milyar? Tentu terkejut bukan? Sebenarnya apa alasan benda perekat tersebut bisa semahal itu?


Anggaran fantastis di rancangan APBD DKI tak hanya jadi sorotan publik. Mendagri Tito Karnavian mengaku akan bicara langsung dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, soal temuan anggaran 82,8 miliar rupiah dalam e-budgeting APBD DKI Jakarta untuk pembelian lem aibon oleh Dinas Pendidikan DKI.


Ternyata menurut banyak informasi adanya kesalahan pada pihak Dinas Pendidikan. Dinas Pendidikan mengaku bersalah setelah anggaran pembelian lem aibon Rp 82,8 miliar di plafon APBD DKI 2020 dibongkar politikus PSI. Anggaran lem aibon itu diungkap oleh anggota fraksi PSI DPRD DKI William Aditya Sarana pada Selasa malam lewat cuitannya di twitter.




<more>


Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengaku ada kesalahan pengisian data yang dilakukan pegawai di dokumen rancangan KUA-PPAS 2020 itu. "Ini sepertinya salah ketik, kami sedang cek ke semua komponennya untuk diperbaiki," kata Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta Susi Nurhati.


Susi menyatakan, dalam usulan anggaran dinas melalui Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Kota Jakarta Barat itu, item yang diusulkan berupa kertas dan tinta saja. Dia menegaskan tidak ada pengajuan anggaran untuk pembelian lem aibon.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA