Senin, H / 16 Desember 2019

Koleksi Zaman Ottoman Penuh Inspirasi Tersimpan di Perpustakaan Rusia

Senin 28 May 2018 09:36 WIB

Singgih Wiryono

Lukisan Zaporozhian Cossacks dengan Sultan Mehmed IV dari Kekaisaran Ottoman

Foto: wikipedia

ESQNews.id, MOSKOW - Pusat Sastra Timur Perpustakaan Negara Bagian Rusia memiliki koleksi terbesar buku era Ottoman dan koleksi cetak lainnya yang terbit dalam bahasa Turki di Eropa dan Rusia. Seorang pejabat perpustakaan mengatakan sekitar 35 ribu koleksi tersimpan dengan total sekitar 35.000.


Direktur pusat, Marina Melanyina, mengatakan mutiara koleksi tersebut merupakan kumpulan cetakan pertama dari buku-buku Turki.


"Sebanyak 13ribu item adalah buku-buku Turki modern, majalah, surat kabar, dan materi cetak lainnya, barang-barang Republik Turki, sebagaimana kami menyebutnya. Sisa koleksi adalah barang-barang dalam bahasa Usmani kuno, dan di antaranya adalah koleksi buku-buku cetakan pertama yang diterbitkan oleh Ibrahim Muteferrika Printing House; yang mana kami memiliki 16 dari 17 cetakan pertama [koleksi ini]," kata Melanyina.


Buku-buku tersebut telah masuk ke dalam daftar koleksi sejak 1828 ketika Kementerian Luar Negeri Kekaisaran Rusia kemudian mentransfer koleksi buku-buku Turki ke perpustakaan, yang didapat dari hadiah  Kedutaan Ottoman. Mulai sejak itu, koleksi terus bertambah, berkat beberapa pertukaran, pembelian, dan donasi lainnya.


"Setelah Republik Turki dan Uni Soviet terbentuk, pertukaran buku terjadi secara teratur antara perpustakaan kami dan Komunitas Sejarah dan Linguistik Turki. Saat ini, Pusat Sastra Timur bekerja sama dengan Kedutaan Besar Turki dan Kementerian Kebudayaan Turki. Sebagai tanda terima kasih kepada kedua pihak untuk dukungan dan sumbangan buku-buku, perpustakaan pusat telah menempatkan buku-buku yang menggambarkan keindahan Turki di tempat yang menonjol di ruang baca utama," tambah Melanyina.


Pusat Sastra Timur Perpustakaan Negara Rusia juga merupakan rumah bagi buku Turki pertama yang dicetak yakni kamus dua volume yang disebut "Vankulu Lugati" yang dicetak tahun 1729. Buku itu diberi nama setelah penerjemahnya, Mehmet Vankulu, kata Melanyina. Dia menambahkan bahwa buku itu populer di kalangan orang Turki yang terpelajar dan biasanya sangat diminati.


Buku langka lainnya dalam koleksi ini adalah “Tarih-i-Hindi Garbi” (Sejarah India Barat) dari tahun 1730. Buku bergambar ini penuh dengan gambar manusia dan fauna.


"Cihannuma" karya Katip Celebi adalah buku penting lainnya di Perpustakaan Negara Rusia yang dikenal karena ilustrasinya. Buku ini awalnya diterbitkan tanpa ilustrasi, tetapi untuk edisi yang diberikan oleh Kedutaan Turki ke Perpustakaan Negara Bagian Rusia telah dilengkapi dengan banyak gambar dan peta yang diwarnai secara manual.


Tidak hanya itu, ada juga beberapa koleksi dokumen sejarah yang telah direproduksi tanpa menghapus nilai historis beserta tanda tangan dan catatan dari pejabat tinggi era Ottoman dan Republik.


Perpustakaan Negara Rusia yang didirikan pada 1728 dikenal sebagai perpustakaan terbesar di benua Eropa. Pada Januari 2018, perpustakaan memiliki koleksi 47 juta item dalam 367 bahasa. Di antara para pembaca terkenal yang memanfaatkan koleksi perpustakaan itu adalah penulis Fyodor Dostoyevsky dan Leo Tolstoy, kaisar dan politisi Rusia, termasuk Vladimir Lenin.


Source: Anadolu



Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA