Jumat, H / 10 Juli 2020

Kang Abik Sampaikan Pentingnya Tazkiyatun Nafs di Menara 165

Rabu 30 May 2018 09:26 WIB

Singgih Wiryono

Habiburrahman El Shirazy saat mengisi acara Damai Indonesiaku TV One di Menara 165, Selasa (29/5).

Foto: Singgih Wiryono/ESQNews.id

ESQNews.id, JAKARTA - Habiburrahman El Shirazy atau akrab disapa Kang Abik menyampaikan pentingnya Tazkiyatun Nafs atau membersihkan jiwa dalam acara Damai Indonesiaku yang disiarkan langsung di TV One. Acara yang berlangsung di Menara 165, TB Simatupang Jakarta Selatan ini juga dimeriahkan dengan ratusan anak yatim dengan acara lanjutan santunan bertajuk '1000 Senyum Ramadhan' dan buka puasa bersama di Menara 165.


"Tazkiyatun Nafs memiliki dua makna, makna pertama adalah menambah, makna yang kedua adalah thoharoh atau pembersihan," ujar dia di Granada Ballroom ESQ Group, Menara 165, Selasa (29/5).


Kang Abik menjelaskan, makna Tazkiyatun Nafs sering disampaikan ulama, ada dua makna penting, yakni makna pembersihan, kedua adalah makna tambah. Maksudnya adalah, manusia diajarkan untuk selalu berusaha membersihkan jiwa dari akhlak yang buruk. 


"Bermacam penyakit jiwa, ini sering menjadi perhatian ulama dari dulu hingga sekarang. Karena menjadi perusak pribadi dan peradaban. Riya' Ujub, Tamaq dan lainnya. Tazkiyatun Nafs membersihkan hal ini," jelas dia.


Penulis Novel fenomenal "Ayat-Ayat Cinta" ini melanjutkan, kedua adalah az ziyadah atau makna tambah. Jika yang pertama bagaimana dianjurkan untuk membersihkan dari perbuatan maksiat, yang kedua adalah perintah untuk memakmurkan jiwa dengan menghiasi jiwa kita dengan amal-amal shaleh.


"Jiwa ini memang perlu untuk dibersihkan dan perlu untuk dibiasakan untuk beramal shaleh. Jika tidak, jiwa ini menjadi sumber binasanya peradaban umat manusia. Tazkiyatun Nafs, menurut Imam Ghazali adalah fardhu ain," ujar dia.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA