Minggu, H / 19 Januari 2020

Indonesia - Abu Dhabi Jalin Kerjasama dengan Nilai Investasi Rp314,9 T

Selasa 14 Jan 2020 14:15 WIB

Author :Redaksi

Jokowi dan Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohammed bin Zayed.

Foto: tellerreport



Indonesia ingin menjadikan Uni Emirat Arab sebagai mitra dalam pendidikan Islam yang modern, moderat dan penuh toleran.


ESQNews.id, JAKARTA - Indonesia dan Uni Emirat Arab sepakat melakukan kerja sama perjanjian bisnis dengan total nilai investasi sebesar USD 22,89 miliar atau sekitar Rp 314,9 triliun. 


Kesepakatan perjanjian bisnis ini dilakukan saat Presiden Joko Widodo berkunjung ke Istana Kepresidenan Qasr Al Watan, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab dan melakukan pertemuan bilateral dengan Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohamed bin Zayed (MBZ) pada Minggu (12/01/2020).


Perjanjian bisnis itu antara lain di bidang energi, migas, petrokimia, pelabuhan, telekominasi dan riset. Selain perjanjian bisnis antara delegasi Indonesia dan Uni Emirat Arab, kedua negara juga menyepakati 5 kerja sama antar pemerintah di bidang keagamaan, pendidikan, pertanian, kesehatan dan penanggulangan terorisme. 


Presiden Joko Widodo mengapresiasi kemajuan yang signifikan dalam hubungan kerjasama antara Indonesia dan Uni Emirat Arab.  “PEA [Uni Emirat Arab] akan tetap menjadi salah satu mitra penting kerja sama ekonomi Indonesia, terutama di bidang investasi,” kata Presiden Jokowi.

<more>

Sementara itu, Putra Mahkota mengatakan bahwa hubungan kedua negara masih dapat ditingkatkan. “Kita dapat memulai era baru hubungan kedua negara yang lebih erat,” kata Putra Mahkota Mohamed bin Zayed dilansir Anadolu Agency.


 Selain kerja sama ekonomi, Presiden juga menyampaikan bahwa Indonesia ingin menjadikan Uni Emirat Arab sebagai mitra dalam pendidikan Islam yang modern, moderat dan penuh toleran.  “Hal ini sangat penting artinya bagi upaya mencegah ektremisme dan terorisme,” kata Presiden Jokowi.


Putra Mahkota Mohamed bin Zayed juga menyampaikan bahwa Islam adalah agama yang mengajarkan kedamaian. “Islam tidak pernah mengajarkan terorisme. Islam selalu mengedepankan kedamaian,” ujar Putra Mahkota. Putra Mahkota Mohamed bin Zayed juga menambahkan bahwa Indonesia adalah negara dengan populasi muslim terbesar di dunia dan bisa menjadi contoh Islam yang damai. 


Dalam kesempatan itu, Presiden juga menyambut baik pembahasan intensif dalam rangka pembentukan Indonesia Sovereign Wealth Fund. “Saran PEA, terutama dilihat dari perspektif investor, akan kami hargai,” ujar Presiden Jokowi. 


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA