Senin, H / 17 Desember 2018

Henidar Amroe : Saya Menyesal Tidak Ikut Training ESQ Sejak Dulu

Minggu 13 May 2018 21:06 WIB

Santi Rahmawati

Henidar Amroe

Foto: Santi Rahmawati

ESQNews.id, JAKARTA - Seorang public figure, Henidar Amroe menyatakan bahwa dia menyesal tidak ikut training ESQ dari sejak dulu saat diajak oleh almarhum Ustadz Jefri Al Bukhori pada tahun 2000. Saat ditemui oleh tim ESQNews.id Henidar menyatakan bahwa pertama kali mengikuti training ESQ pada November 2017 dia merasa sangat kagum tapi juga menyesal karena terlalu telat mengikuti training.

"Kesan pertama terhadap ESQ pertama kali adalah kagum gak nyangka bahwa kenapa gak dari dulu mengenal ESQ dan bisa jadi coach," tuturnya.

Menurutnya, ESQ mengedepankan prinsip 165 yaitu Ihsan, Iman, dan Islam. Sedangkan training yang pada umumnya hanyalah mengedepannya apa yang menjadi fokus dalam hidup di dunia.

"Dalam kehidupan ini semua sudah tercantum dalam Al-Qur'an. Pak Ary mengkombinasikan kehidupan modern dengan apa yang ada di Al-Qur'an," tambahnya.

Selama 2 bulan berturut-turut ia pun rutin mengikuti coaching ESQ sehingga ia bisa mendapatkan sertifikat. Henidar merasa setelah ikut ESQ jadi orang yang beda.

"Dalam soal keimanan, saya bisa tahu bahwa ternyata banyak hal yang ada di kehidupan nyata dikaitkan dengan Islam. Keimanan menjadi lebih kuat, lebih mudah ketika menginginkan sesuatu," lanjutnya.

Henidar memaparkan bahwa ia memiliki keinginan untuk ESQ kedepannya agar ESQ lebih modern, canggih, dan mendunia. Agama Islamnya lebih dikuatkan dan tetap dikaitkan dengan kehidupan modern. 

"Harapan saya untuk Pak Ary semoga Pak Ary bisa sehat terus, selalu inovatif dan ESQ bisa mendunia, Menara 165 lebih bermanfaat untuk umat dan tercapai juga cita-cita Pak Ary yaitu Indonesia Emas 2030," paparnya.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA