Sabtu, H / 04 April 2020

Hari Perserikatan Bangsa-Bangsa

Kamis 24 Oct 2019 08:58 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Ilustrasi

Foto: parstoday.com


"Perbedaan adalah sebuah potensi untuk menunjang kehidupan tiap individu, bukan malah dijadikan sebagai sebuah ancaman.” Kata Antonio Guterres


ESQNews.id, JAKARTA - “Pentingnya nilai budaya dalam membentuk ketahanan terhadap terorisme. Kearifan lokal ‘budaya memaafkan’ khususnya, perlu untuk dipromosikan dan diimplementasikan dalam memerangi terorisme sebagai ancaman global yang mengancam kedamaian” pesan yang pernah disampaikan Komjen Pol. Suhardi Alius dalam 7th World Peace Forum (16/8/2018).


Setiap tanggal 24 Oktober diperingati “Hari Perserikatan Bangsa-Bangsa”. Perserikatan Bangsa Bangsa atau yang biasa disingkat PBB adalah organisasi dunia dengan anggota yang terdiri dari hampir seluruh negara yang ada di dunia.


Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendeklarasikannya pada tahun 1947. Tujuan merayakan Hari PBB ini untuk memberitahukan kepada masyarakat terkait tujuan dan pencapaian PBB.



<more>


Yaitu perdamaian dunia, keamanan dunia, dan hubungan antarbangsa melalui penghormatan hak asasi manusia. Seluruh dunia merayakan Hari PBB ini, dengan berbagai pertemuan, diskusi, dan eksibisi mengenai pencapaian dan tujuan dari PBB.


Pada tahun 1971, Majelis Umum merekomendasikan negara-negara anggota untuk menjadikan hari ini sebagai hari libur.


Beberapa sekolah internasional di seluruh dunia juga merayakan diversitas murid-muridnya dengan Hari PBB. Perayaan seringkali melibatkan pertunjukan budaya di malam hari dan food fair yang menyediakan makanan dari seluruh dunia, melansir dari @bemkmfkmunand.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA