Minggu, H / 28 Februari 2021

Hari Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI)

Selasa 10 Mar 2020 09:53 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Ilustrasi

Foto: backstage.com

ESQNews.id, JAKARTA - Lahirnya Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) berawal dari kevakuman kegiatan Sarikat Artis Indonesia (SARI) akibat masuknya Jepang ke Indonesia. Menjadi saksi sejarah, pada 10 Maret 1956 PARFI didirikan di Gedung SBKA Manggarai, Jakarta.


Dalam kongres yang diadakan para pemain dan pekerja film yang melakukan kongres pada saat itu. PARFI juga turut membina kemampuan profesi anggota melalui pendidikan dan latihan maupun sarana lain yang menunjang.


Ketua Umum yang pertama PARFI adalah Suryo Sumanto. Anggota dari PARFI adalah para artis regional maupun nasional. Berpusat di Jakarta, banyak di antara kalangan artis nasional yang bergabung di organisasi ini.


Sebagai organisasi, PARFI diharapkan dapat menjadi wadah, alat penghimpun dan pemersatu, dan penyaluran daya kreasi serta amal perjuangan Artis Film Indonesia dalam pengabdiannya kepada Bangsa dan Negara, khususnya mempertinggi derajat dan martabat kesenian melalui film nasional.


<more>


PARFI juga turut membina kemampuan profesi anggotanya dengan pendidikan dan latihan. Serta juga melakukan kegiatan sosial untuk menjaga hubungan antara pemain film dan masyarakat. Terdapat dua tokoh yang berperan besar dalam pembentukan PARFI, yakni Usmar Ismail dan Djamaludin Malik.


Diharapkan, dengan kemajuan teknologi dan kreativitas insan perfilman, film Indonesia semakin berkembang dan melahirkan film-film bermutu yang dapat mengharumkan nama Indonesia ke kancah mancanegara.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA