Sabtu, H / 04 April 2020

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas)

Kamis 02 May 2019 09:18 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Memperingati Hari Pendidikan Nasional

Foto: Freepik

ESQNews.id, JAKARTA – Tanggal 2 Mei ditetapkan sebagai perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Tanggal tersebut merupakan tanggal kelahiran Ki Hadjar Dewantara. Pria kelahiran Yogyakarta ini adalah pahlawan berjasa yang berkecimpung di Indonesia dalam dunia pendidikan. Beliau meraih gelar Bapak Pendidikan Nasional pada tahun 1959, atas jasa-jasanya dalam perkembangan dunia pendidikan di Indonesia.

 

Ada sebuah perayaan untuk mengingat jasa-jasanya beliau yang sudah memperjuangkan pendidikaan di Indonesia. Dilansir dari News.detik, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggelar beragam acara pada 26 April hingga 2 Mei 2019 di Kantor Kemendikbud, Jakarta.

 

Kemendikbud menggelar acara seperti: Gladi Bersih Upacara Hardiknas dan pertunjukan music yang diikuti oleh pegawai Kemendikbud, siswa maupun ASN lainnya, Ada kegiatan masak bersama chef Farah Quinn, dan talkshow.

 

Talkshow bersama Gogot Suharwoto

 

Talkshow yang diadakan memiliki 2 tema besar yaitu Pembelajar Abad Milenial dan Pemajuan Kebudayaan. Salah satu narasumbernya yaitu Gogot Suharwoto selaku Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan. Gogot memaparkan mengenai solusi belajar di era revolusi industri 4.0.

 

Baca juga: Implementasikan Making Indonesia 4.0, Pendidikan Vokasi Diutamakan


Beliau menunjukkan data pengguna internet di Indonesia yang sekarang sudah mencapai angka lebih dari 143,26 juta jiwa. Dari jumlah tersebut mayoritas penggunanya adalah kalangan anak muda atau milenial. Menurutnya sampai saat ini konten negatif yang ada di dalamnya termasuk pornografi, kekerasan, bullying, dan hoaks mencapai 800 ribu lebih.

 

Konten negatif bebas diakses di internet, Gogot khawatir dengan peserta didik di Indonesia yang konsumtif internet setiap hari. Pemerintah harus ikut andil pula dalam hal ini, salah satu upaya yang telah dilakukan pemerintah adalah dengan meluncurkan portal belajar berbasis teknologi, yaitu Rumah Belajar.


Baca juga: ESQ Menjadi Poros Pembangunan Karakter SDM Malaysia


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA