Jumat, H / 23 Agustus 2019

Eksotisme Gunung Semeru [Part 1]

Sabtu 20 Jul 2019 07:00 WIB

Reporter :M. Feikar Zaidan

Padang savana menuju Mahameru.

Foto: dok. Feikar

ESQNews.id - Mendaki gunung. Ya, sebuah tren dan hobi olahraga ekstrim yang tengah marak akhir-akhir ini. Sebut saja Puncak Mahameru. Siapa yang tidak kenal dengan puncak gunung yang satu ini? Namanya mendadak populer di kalangan masyarakat pada tahun 2012 seiring dengan kesuksesan film “5cm”.


Film yang di adaptasi dari novel karya Donny Dhirgantoro ini berhasil memadukan kombinasi antara persahabatan, drama percintaan, komedi yang menarik dengan panorama alam Gunung Semeru yang memikat. Beberapa diantaranya adalah Danau Ranu Kumbolo yang sangat indah serta Tanjakan Cinta nya yang fenomenal.  Berkat film tersebut, jumlah pengunjung Gunung Semeru melonjak drastis serta selalu ramai dikunjungi setiap tahunnya.


Menyandang gelar sebagai puncak gunung tertinggi di Pulau Jawa menjadi tantangan tersendiri bagi para pendaki untuk menaklukannya. Berdiri kokoh dengan ketinggian 3676 Mdpl diantara perbatasan dua Kabupaten yaitu Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, akses menuju gunung ini tidak terlalu sulit. Jika menggunakan kereta, pengunjung dapat turun di Stasiun Malang dilanjutkan dengan menyarter angkot sampai ke Tumpang. Satu angkot dapat memuat hingga 10 penumpang.


Untuk biaya menyarter angkot berkisar antara 150.000-200.000/angkot, tergantung seberapa ahli anda dalam bernegosiasi dengan pak supir. Jika menggunakan bus, turun di Terminal Arjosari dilanjutkan menaiki angkot dengan jurusan Pasar Tumpang. Selanjutnya, perjalanan dari Tumpang menuju Basecamp Ranu Pani dapat ditempuh dengan menyewa jip 4x4 berkapasitas 10-12 orang dengan harga 600.000-700.000/jip. Biaya tiket masuk pendakian untuk pengunjung lokal sebesar 19.000 per orang/hari, dan 24.000 per orang/hari pada hari libur. Sementara untuk biaya pendakian bagi wisatawan mancanegara lebih mahal yaitu 210.000 per orang/hari dan 310.000 per orang/hari pada hari libur.


Gunung berapi dengan tipe stratovolcano (gunung berapi kerucut) ini masih termasuk ke dalam Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru serta menerapkan system booking online untuk pendakiannya. Booking dapat dilakukan minimal H-3 sebelum pendakian dengan kuota pendakian yang dibatasi hanya sebanyak 600 orang/hari nya. Gunung Semeru memiliki karakter medan yang bervariasi.


Perjalanan dari basecamp menuju pos 1 normalnya memakan waktu sekitar 1 jam dengan karakter medan yang relatif landai dan berbatu. Perjalanan dari pos 1 menuju pos 2 hanya memakan waktu sekitar 30 menit dengan medan yang tidak jauh berbeda dengan sebelumnya namun pengunjung harus berhati-hati dikarenakan ada jurang di sepanjang bagian kiri jalan.


Pos 2 menuju pos 3 memiliki medan yang mirip dengan jalur sebelumnya namun dengan trek yang lebih jauh dan memutar serta memakan waktu sekitar 1 higga 1,5 jam. Pemandangan yang disuguhkan berupa pepohonan lebat serta lautan awan di sebelah kiri jika beruntung. Untuk perjalanan dari pos 3 menuju pos 4 memiliki karakter medan yang menanjak dan memakan waktu sekitar 1jam. Selanjutnya perjalanan dari pos 4 menuju Danau Ranu Kumbolo hanya memakan waktu sekitar 20-30 menit dengan trek menurun.

Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA