Sabtu, H / 26 September 2020

Dibalik Kehebohan Seni Polkadot Yayoi Kusama

Sabtu 07 Jul 2018 09:53 WIB

Gita Siti Fauzia

Yayoi Kusama, Sang Ratu Polkadot dari Jepang

Foto: pinterest/ESQNews.id

ESQNews.id, JAKARTA - 

Anda sudah pernah mengunjungi Museum Macan? Tentu tidak asing dengan nama Yayoi Kusama. Karya seninya mungkin menghiasi feeds instagram anda dengan motif polkadotnya.

Tentu anda tidak akan menyangka bahwa dibalik karya unik dari Yayoi Kusama ini ada kisah pilu sekaligus inspiratif.


Yayoi kusama merupakan seniman kontemporer Jepang yang berkecimpung di bidang pematungan dan instalasi. Ia juga aktif di bidang seni lukis, seni pertunjukan, film, mode dan lain-lain.

Dilansir dari yayoikusamamuseumjpn, masa kecilnya tidak seperti anak kebanyakan. Ia yang lahir tahun 1929 memiliki masa kecil yang penuh kekerasan dan kejadian yang traumatis. Kejadian traumatis yang sering dialaminya ini membuat Yayoi kecil sering berhalusinasi. Halusinasinya adalah ia sering melihat pola polkadot atau bintik-bintik, cahaya, aura hingga merasa benda mati seakan-akan hidup dan berbicara kepadanya.


Bentuk halusinasinya inilah yang akhirnya ia tuangkan menjadi karya seni. Yayoi juga memutuskan untuk pindah dari Jepang ke New York pada umur 27 tahun untuk berkarya dan berekspresi. Di Amerika pun ia tidak pernah berhenti berkarya dan sempat mengadakan pameran di Seattle.


Meskipun sempat dirawat di rumah sakit jiwa pada tahun 1973 di Jepang kini Yayoi meraih kesuksesan dan karya seninya dihargai oleh semua kalangan. Meskipun banyak hambatan yang diterimanya namun kreativitas dan semangatnya tidak pernah putus untuk melahirkan karya seni yang unik dan tak ternilai harganya.

Dari sini kita bisa melihat bahwa kesuksesan seseorang tidak hanya dilihat dari hasil tapi usaha yang dilakukan.

Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA