Minggu, H / 09 Agustus 2020

Cerita Tentang Pola Pikir yang Berkembang

Kamis 23 Jan 2020 09:51 WIB

Author :Titin Nuryani L. Wiyono

Pola pikir yang berkembang/growth mindset.

Foto: innerdrive




ESQNews.id - Growth Mindset atau pola pikir yang berkembang adalah pola pikir yang dapat dikelola. Pola pikir dapat diinspirasi dan ditingkatkan. Setiap orang dapat melakukan lebih baik dan beberapa bahkan bisa menjadi yang terbaik. Di situlah ESQ melalui Character Building Development bekerja.

Kami menggunakan penelitian psikologis untuk membantu orang mencapai potensi mereka dalam Pendidikan, Bisnis dan Manajemen SDM. Kami berspesialisasi dalam penerapan mindset berkembang, metakognisi, ilmu pembelajaran, memori, manajemen otak, dan strategi manajemen stres untuk meningkatkan motivasi, pembelajaran, dan kepercayaan diri.

Berikut adalah cerita dan sains melansir situs innerdrive yang pernah dialami orang-orang yang dapat menjadi pelajaran mengenai Growth mindset;

1. Mengatasi Kemunduran (Overcome Setback)
Hanya beberapa tahun sebelum menjual whatsapp ke facebook seharga $ 19 miliar, Brian Acton ditolak oleh mereka pada wawancara kerja. Dia menulis, "Facebook menolak saya. Itu adalah kesempatan bagus untuk terhubung dengan beberapa orang yang fantastis. Menantikan petualangan kehidupan selanjutnya."

2. Belajar dari Kesalahan
Michael Jordan adalah pemain bola basket terbaik yang pernah ada. Dia menawarkan wawasan yang menarik ke dalam pola pikirnya, ketika dalam iklan Nike dia mengatakan bahwa "Saya telah gagal berulang kali, dan itulah sebabnya saya berhasil."
<more>
3. Rangkul Tantangan
Menghadapi tugas yang sulit, apa yang Anda lakukan? Penelitian menunjukkan bahwa mereka yang memiliki mindset berkembang lebih menikmati tantangan dan juga ingin bertahan dengan tugas lebih lama.

4. Fokus pada Perkembangan Anda
Penelitian telah menunjukkan bahwa mereka yang fokus pada perkembangan mereka sendiri, daripada membandingkan diri mereka dengan orang lain, memiliki tingkat motivasi, kepercayaan diri, pengaturan diri yang lebih tinggi, kinerja akademis dan lebih sedikit kecemasan.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA