Rabu, H / 03 Juni 2020

Cara Menikmati Masa Pensiun yang Berfaedah

Jumat 13 Dec 2019 14:32 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Ida S. Widayanti sang pakar parenting sedang memberikan materi terkait Masa Persiapan Pensiun di Cosmos Amaroossa Hotel, Jakarta

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, JAKARTA - Apakah pensiun kerja itu berarti pensiun menjalani hidup? Tentu saja tidak? Apakah dengan berhenti melakukan rutinitas pekerjaan, berhenti pula melakukan rutinitas harian? Tidak juga. 


Mengapa mayotitas orang merasa sedih, galau, jika pensiun? Sedih karena tak dapat lakukan rutinitas pekerjaan. Apakah pensiun akhir dari segalanya? Tidak.


Bagaimana caranya agar setelah pensiun tidak lagi galau, sedih dan lainnya? Cara apa yang perlu para pensiun lakukan agar pensiunnya gembira dan bermanfaat? 


Oleh karenanya, ESQ adakan acara Masa Persiapan Pensiun (MPP) di Cosmos Amaroossa Hotel, Jakarta. Ada kurang lebih 40 orang dari PT. Rekayasa Industri yang hadir untuk mendengarkan salah satu materi dari MPP ini terkait parenting pada (13/12/2019).



<more>


"Saat pensiun pentingnya menjaga silaturahmi, menjaga komunikasi, menjaga (memperbaiki) hubungan antar sesama makhluk seperti keluarga, kerabat dan lainnya. Tak lupa menjaga silaturahmi kepada sang Pencipta agar hati selalu bahagia," tutur Ida S. Widayanti seorang Coach sekaligus pakar parenting. 


Salah seorang peserta bernama Sri terkagum-kagum akan materi ini. Banyak hal yang ia sadari sekarang akan pentingnya menjaga silaturahmi dan menjaga komunikasi antar sesama dan sang pencipta.


"Ini materi bagus banget, perlu dicontoh dan dipraktekkan. Setelah pensiun tidak sedih karena gak ngurus proyek lagi, namun banyak sekali yang perlu diurus yaitu keluarga," ucapnya. 


Silaturahmi, menjaga hubungan dan komunikasi adalah salah satu cara menikmati masa setelah pensiun agar tetap bahagia dan berfaedah jalani hari-hari bersama orang-orang terkasih.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA