Minggu, H / 29 November 2020

Bandul Peradaban oleh Ary Ginanjar Agustian

Rabu 24 Jul 2019 17:50 WIB

Author :Ary Ginanjar Agustian

ilustrasi

Foto: physicsworld

ESQNews.id - " Science without Religion is blind, but Religion without science is limp "
- Albert Einstein -

Perjalanan sejarah dunia ini ibarat sebuah bandul  raksasa yg begerak lambat dari kiri ke kanan. Kadang peradaban dunia bergerak ekstrim ke kiri, dan suatu masa ektrim ke kanan. Antara agama dan science.

700 tahun sebelum masehi dunia berada pada bandul di sisi kiri, dimana era Romawi yang begitu  mengagungkan science, dan seni .
Tapi  akhirnya ektrim ke kiri....

Lalu awal tahun pertama masehi turun Nabi Isa A.S. lalu bandul bergerak ke kanan. Namun terlalu ke kanan, hingga saat itu Copernicus dihukum mati dan Galileo dipenjara karena science dianggap bertentangan dgn agama.
Bandul itu berada pada sisi kanan selama 700 tahun.


Lalu 700 tahun kemudian lahir Nabi Muhammad SAW. Surat pertama yg diturunkan " Iqra bismirobika ". Iqra adalah membaca dengan "science".... dan Robbika adalah membaca dgn Nama Tuhan...
Inilah era perpaduan kekuatan intelektual dan spiritual. Era keseimbangan. Ummatan wasatahan.



Saat itu peradaban berada pada titik sempurna equilibrium .... diawali kepemimpinan Nabi Muhammad SAW. Keseimbangan antara agama dan  science. Saat itulah dunia mengalami masa keemasannya...... Selama 700 tahun hingga tahun 1400. Abad Andalucia.


The Golden Civilization.
Dari tempat ini bermula renaissance di Eropa dan dari tempat ini Columbus berangkat menemukan Benua Amerika.

" Dan demikian  Kami telah menjadikan kamu, umat yang adil dan pilihan (ummatan wasathan) agar kamu menjadi saksi atas manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu "
( Al Baqarah 143 )

Setelah abad ke 14 Andalucia runtuh,
bandul kembali bergerak lagi ke sebelah kiri.... Puncaknya adalah Granada di Andalucia runtuh
akibat bergeser terlalu ke kiri.

Kini adalah awal abad ke 21, yaitu 700 tahun berikutnya, dimana BANDUL PERDABAN AKAN KEMBALI KE TENGAH DI TITIK KESEIMBANGANNYA.
Saya yakin dan percaya itu akan terjadi di Indonesia dan Nusantara.
Semoga.....

"Suatu bangsa akan mengalami kejayaan ketika hati menjadi panglima. Dan akan mengalami masa keemasan ketika akal, pikiran, dan hati disatukan. Dan akan mengalami kehancuran ketika akal, pikiran, dan nafsu menjadi panglima."
- Arnold Toynbee -

SALAM INDONESIA EMAS 2045 !


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA