Minggu, H / 29 November 2020

Asmaul Husna Al Muhshiy

Jumat 23 Aug 2019 14:04 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Ilustrasi

Foto: Instagram @ary.ginanjar




“Jika kamu hendak menghitung nikmat Allah, tidaklah kamu dapat menghitungnya” (QS. Ibrahim 14: 34).


ESQNews.id, JAKARTA Al Muhshiy, Salah satu sifat Allah dari Asmaul Husna. Bisa diartikan sebagai Yang Maha Penghitung, Maha Pengukur.



Kelak di “Hari Kemudian” semua amal ibadah kita akan di perhitungkan. Tidak ada amalan yang tidak terukur atau terhitung. Meski amalan baik maupun buruk.

<more>

Seperti yang telah dicantumkan dalam Surat Al-Kahfi ayat 49 yang artinya: “Diletakkan buku amalan tiap-tiap manusia, maka engkau lihatlah tiap-tiap orang yang berdosa gementar ketakutan memperhatikan apa-apa yang di dalam bukunya."


Seraya berkata: “Ah, amat celaka nasib kami, mengapakah buku ini menyebutkan segala-galanya, kecil dan besar tiada ditinggalkannya (semua diperhitungkan). Mereka memperoleh di hadapannya apa-apa yang telah dikerjakannya. Tuhanmu itu tiada aniaya kepada siapa pun juga.”




"Anakku, engkau harus senantiasa mengukur berapa banyak dosa yang engkau lakukan. Berapa banyak kata­-kata salah yang kau ucapkan, sikap salah yang kau lakukan, semua itu akan diukur kelak, anakku," papar Ary Ginanjar pada IG nya (23/8).


Kita akan berhadapan dengan Allah Al-Muhshiy Sang Maha Pengukur. Ukurlah berapa banyak kesalahan yang kita lakukan sehingga engkau tidak merasa luhur di hadapan manusia dan di hadapan­Nya, karena engkau sadar bahwa kita adalah manusia hina yang sering berbuat.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA