Senin, H / 25 Januari 2021

Ary Ginanjar Ungkap FENOMENA IKAN CUPANG

Kamis 05 Nov 2020 16:11 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Ilustrasi

Foto: Instagram

ESQNews.id, JAKARTA – “Jika semua energi terarah seperti anak panah menuju titik sasaran. Maka segala rupa energi tiktok, energi game online, energi sepedahan, tanaman dan ikan cupang ini bisa diarahkan. Bayangkan betapa hebatnya SDM kita. Betapa hebatnya Bangsa ini,” itulah ungkapan Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian dalam postingannya di @ary.ginanjar pada Kamis (5/11/2020) dengan 10,965 views.


Menurut CEO ESQ Group, pada saat kita harus tinggal di rumah sekian lama akibat pandemi, maka fitrah energi manusia untuk mencari tantangan merebak. Mulai main sepeda, main tanaman, hingga sibuk memelihara ikan cupang.


“Dari mulai tiktok untuk mencari eksistensi, sibuk dengan perkembangan karir, sibuk untuk membangun relasi dan cinta balik lagi ke ikan cupang, tantangan bolak-balik tidak pernah menemukan jawaban.”


<more>


Fenomena ini namanya ESQ Matrix. Ketika banyak tantangan maka manusia ingin ketenangan. Tapi setelah tenang di rumah maka kembali gelisah mencari tantangan. Dan terjadi fenomena "ikan cupang".


Berapa banyak energi yang terbuang untuk sesuatu yang tidak diharapkan?


“Inilah energi, Energi ciptaan Tuhan agar manusia terus bergerak dan terus dinamis. Tapi ingat setelah tercapai kita akan kembali gelisah. Begitu seterusnya, seperti dua jari yang berbolak-balik kata Nabi,” sambungnya.


Bagi Tokoh Pembangunan Karakter itu sangat disayangkan apabila energi besar tersebut tidak tararah. Dalam artian, tidak diarahkan kepada satu tujuan yang jelas.


“Kalau kita mampu berhasil mengarahkan energi tantangan, kegelisahan menjadi satu esatuan kita bisa bayangkan kekuatan energi yang akan dilahirkan. “Inilah fenomena fitrah manusia yang harus dipahami, bahwa manusia tidak akan pernah tenang kecuali mendapatkan jawaban tentang arti kehidupan,




Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA