Rabu, H / 03 Juni 2020

Ary Ginanjar Sampaikan Pencegahan Radikalisme dan Penguatan Identitas Bangsa di Kuliah Umum UGM

Rabu 06 Nov 2019 13:21 WIB

Reporter :Titin Nuryani L. Wiyono

Kuliah umum Filsafat UGM oleh Dr. H.C. Ary Ginanjar Agustian (5/11/2019).

Foto: dok.ESQ


ESQNews.id, YOGYAKARTA - Hadir sebagai salah satu pembicara dalam Kuliah Umum bertajuk Pencegahan Radikalisme dan Penguatan Identitas Bangsa di Perguruan Tinggi yang diselenggarakan Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada, Ary Ginanjar memberikan pemaparan di hadapan ribuan mahasiswa pada Selasa (5/11/2019) di Grha Sabha Pramana UGM, Yogyakarta.


Motivator sekaligus Founder ESQ, Dr. H.C. Ary Ginanjar Agustian mengajak generasi muda atau milenial agar mewaspadai dan tidak terjerumus dalam radikalisme dan terorisme.


Stadium General ini diikuti oleh sekitar 4000 mahasiswa UGM. Dalam kesempatan itu, dia yang juga pernah dianugerahi penghargaaan Bela Negara sebagai Wisesa Utama oleh Wantannas RI menyuarakan dan berpesan agar para mahasiswa dalam memahami sesuatu untuk ditimbang lebih lagi guna mewaspadai masuknya paham radikalisme.


Ary Ginanjar menyampaikan bahwa paham radikalisme masuk melalui sesuatu yang diimpikan manusia. Terjadi ketika tidak ada keselarasan antara dimensi spiritual, emosional, dan intelektual.

<more>

Paham ini, kata dia,  bisa masuk melalui tujuh pintu utama. Tujuh pintu itu adalah kepastian uang, mencari tantangan, eksistensi diri, relasi dan cinta, perkembangan, kontribusi, dan arti kehidupan.


“Ada lima jurus penangkal radikalisme,” terangnya.


Kelima jurus itu adalah mewaspadai tujuh pintu masuk radikalisme, memahmai ilmu doktrinasi, dan menyeimbangkan dimensi intelektual, emosional, serta spriritual. Selain itu, juga penanaman nilai-nilai Pancasila dan membangun afirmasi cinta Indonesia.


Ia berharap untuk mahasiswa UGM, “Semoga kelak menjadi pemimpin masa depan yang ber-IQ tinggi, EQ dan SQ tinggi dan seimbang.”


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA