Minggu, H / 05 April 2020

Apa Itu Uighur? Ini Cerita dan Sejarahnya!

Jumat 27 Dec 2019 15:54 WIB

Author :Redaksi

Muslim Uighur

Foto: new internationalist

ESQNews.id - Sejarah lahirnya bangsa muslim Uighur di China diawali dengan datangnya pejuang Islam yaitu Sa'ad bin Abi Waqqash.


Sa'ad bin Abi Waqqash pergi ke China

Islam sudah sampai di China sejak zaman Khalifah Utsman bin Affan dengan mengirim utusan Sa'ad bin Abi Waqqash.

Rombongan diterima oleh Yong Hui, Maharaja Dinasti Tang.

Kaisar China menunjukkan toleransinya. Dia memperbolehkan delegasi umat Islam untuk tidak melakukan tradisi penyembahan di hadapan kaisar. Sang Kaisar paham bahwa umat Islam tidak melakukan penyembahan terhadap manusia. (History of China, Ivan Taniputera, 2008).

Lalu Sa'ad bin Abi Waqqash diizinkan mendirikan masjid Huaisheng pada 742M di Guanzhou. Kaisar Tang menawarkan perdamaian, ditandai dengan diterimanya utusan Sa'ad bin Abi Waqqash.

<more>

Saat wilayah Uighur dikuasai oleh Dinasti Ming, kaum muslimin mendapat tempat terhormat. Bahkan mereka mampu memberikan kontribusi besar bagi negeri China (A. Ibrahim, 2014:741)

Pertengahan abad ke-10, salah satu tokoh ikut mensyiarkan islam di wilayah Xinjiang yaitu Satuk Boghra (seorang Khan dari Dinasti Karakitai yang memeluk Islam).

Islam menyebar ke Utara Xinjiang.

Islam mulai menyebar ke seluruh daerah Xinjiang.

Uighur juga sempat mendirikan Negara Turkistan Timur sebelum akhirnya jatuh setelah digempur China dengan bantuan bala tentara Uni Soviet. Lalu, pada tahun 1950 digabungkan dengan China yang berideologi komunis. Uni Soviet sudah merasa terusik dengan negara baru yang bernafaskan Islam ini yang mana bersanding sama dengan kekuasaan mereka di Asia Tengah.

Setelah peristiwa 11 September 2001, rezim Tiongkok mengintensifkan pengejaran terhadap orang uighur dan berhasil membawa beberapa orang uighur dengan alasan Kampanye Internasional Melawan Terorisme.

Tidak berhenti disana...

Selama 1400 tahun Uighur tetap melebelkan diri sebagai Negeri muslim, sekalipun sekali waktu pernah dikuasai Mongol pada 13 M. Bahkan di era imperialis Eropa yang menjajah China, para pejuang kungfu Uighur lah yang menebas tentara gabungan Inggris-Eropa di kota-kota China pada 1900-an. Salah satunya dalam tragedi The Boxer (1899-1901/gerakan anti-asing anti-imperialis).


Dan semakin kesini...
Makin menjadikan kita tidak dapat melihat banyak sisi yang sebelumnya tidak disadari, sampai-sampai orang besar seperti Wong Fei Hung (Yang pernah terkenal diperankan oleh Jetli), dan Cheng Ho saja masih samar sekali untuk kita kenali.

Jadi, kekaisaran Ming pada 15 M didominasi oleh Gubernur dan Jenderal muslim sampai terlahirnya yang namanya CHENG HO. So, siapakah mereka sebenarnya?
Wong Fei Hung (1847-1925/ulama, ahli pengobatan, ahli beladiri). Cheng Ho (1371-1433/ Penasihat Kaisar Yongle kaisar ke-3 Dinasti Ming, Penjelajah, laksamana muda, pelaut).


Bersama revolusi China oleh Sun Yat Sen (bapak Tiongkok Modern) tahun 1910 ternyata masih ada Jendral China yang muslim. Dan tahun 1945 ketika Mao komunis berkuasa, beberapa Jenderal China yang muslim menyelamatkan diri ke Taiwan.

Sedihnya...
Tindakan diskrimnatif makin menjadi-jadi. Penutupan masjid, larangan terdahap tulisan-tulisan bernafaskan Islam, nama yang berbau Islam, juga syari'at Islam lainnya seperti jenggot dan hijab. Untuk pembasmian radikalisme dan separatisme katanya.


Atas nama persaudaraan seiman, atas nama kemanusiaan. Setidaknya, mari kita suarakan. Dan semoga dikuatkanNya lahir batin para Syuhada Uighur, Palestina, Syam, Indonesia dan dibelahan bumi manapun berada.
Diteguhkan dalam iman dan Islam.
Dihimpun kelak dalam rehat nyaman nan abadi, digantikanNya tiap hasta nestapa dengan bahagia tanpa jeda.

*Diolah dari berbagai sumber



Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA