Minggu, H / 05 Juli 2020

AirAsia Berhenti Secara Permanen Jual Tiket Lewat Traveloka, Kenapa?

Selasa 05 Mar 2019 16:40 WIB

Reporter :AA

airasiaX

Foto: avalonairport

Keputusan ini didasari hilangnya tiket AirAsia secara misterius di Traveloka untuk kedua kalinya dalam dua minggu terakhir.


ESQNews.id, JAKARTA - Maskapai Penerbangan AirAsia memutuskan untuk tidak lagi menjual tiketnya secara permanen lewat agen travel online Traveloka.


Direktur Utama AirAsia Indonesia Dendy Kurniawan melalui keterangan persnya mengatakan penarikan ini meliputi seluruh rute penerbangan di semua jaringan AirAsia. “Hilangnya penerbangan kami tentunya mencederai kerja sama antara AirAsia dan Traveloka. Pihak Traveloka seperti tidak menunjukkan itikad baik. Traveloka menolak memberikan penjelasan resmi," kata Dendy.


Menurut dia, hilangnya penerbangan maskapainya menunjukkan sikap diskriminatif. "Kami mengamati pesan-pesan di media sosial yang disampaikan pelanggan tentang ketidaktersediaan tiket AirAsia justru direspons dengan rekomendasi dari Traveloka untuk memesan tiket maskapai lain," kata dia.


Dia meminta masyarakat yang ingin membeli tiket AirAsia untuk memesan langsung melalui situs airasia.com atau aplikasi mobile AirAsia. “Situs airasia.com dan aplikasi mobile AirAsia merupakan pilihan yang lebih baik dimana traveler dapat memesan tiket langsung dari kami di harga yang paling murah, mendapatkan jatah bagasi 15 Kg untuk penerbangan domestik di Indonesia, serta mendapatkan promosi diskon hotel," jelas dia.


Menurut Dendy, hilangnya tiket AirAsia dari Traveloka untuk pertama kalinya terjadi tanggal 14-17 Februari 2019, yang bertepatan dengan masa peningkatan taraf (upgrade) sistem pemesanan pada tanggal 16 Februari 2019 yang berlangsung selama 13 jam.


Traveloka kemudian merujuk pada 13 jam masa perbaikan ini sebagai alasan hilangnya penerbangan AirAsia dari situs mereka ketika menjawab pertanyaan pelanggan. Namun, penerbangan AirAsia kembali hilang untuk yang kedua kalinya dari Traveloka tanpa penjelasan pada 2 Maret 2019 jauh setelah upgrade sistem AirAsia selesai.


Seharusnya kata dia kompetisi harus bebas dan adil sehingga konsumen dapat diuntungkan dengan adanya penawaran yang lebih baik. "Jangan sampai monopoli membunuh kompetisi dan membuat para traveler menjadi dirugikan," tegas dia.


Sementara itu Public Relation Director Traveloka Sufintri Rahayu mengatakan pihak Traveloka menyayangkan keputusan AirAsia Indonesia untuk menarik penjualan tiket di platform Traveloka.


"Sebagai perusahaan teknologi di bidang travel dan lifestyle terbesar di Asia Tenggara, Kami sangat memprioritaskan kerja sama yang berkelanjutan dengan seluruh stakeholder kami termasuk para mitra," ujar Sufintri Rahayu melalui keterangan resmi, Senin (4/2/2019).


Safintri Rahayu menambahkan pada saat bersamaan, Traveloka telah meminta waktu untuk berdialog dengan AirAsia sejak akhir pekan ini agar mendapatkan solusi terbaik untuk kedua belah pihak.

Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA